Minggu, 23 Juni 2013
Silicon
Berawal dari pertanyaanku yang begini:
,,Kenapa sih harus pasang atau suntik silicon di payudara kalian? Apa gak berbahaya?". Tanya saya.
Karena tidak semua orang terlahir didunia ini masa kecilnya mengkonsumsi ASI, ada yang pake "Schnuller (bahasa Jerman)" alias "dot" kalo dalam bahasa Indonesianya. Dan itu alasan kenapa kami suntik silicon, kami hanya tidak ingin orang-orang yang sejak lahir sudah terbiasa dengan dot yang kamu tahu sendiri bahan dasarnya itu silicon, dan ketika mereka tumbuh dewasa menjadi pria dewasa dan mereka kehilangan itu. Jawab mereka
,,UWATZZZZZZ....!!!" #tepok jidat.
,,Kaliankan ganteng, punya jakun ngapain mau punya payudara seperti wanita, jadi samar2 identitas kalian." Aku rada prihatin.
,,Ganteng sebagai daya jual, jakun bisa jadi mainan pria-pria dewasa, terus payudara untuk mengikat pria-pria dewasa gak pergi kemana-mana." jawab mereka
,,Aaaaarrgggg Sttttrreeessss berat deket kalian, aku pamit dulu beli minum di Muller, tiba-tiba haus deket kalian," Jawabku.
,,Besok-besok ngobrol lagi ya sayang, siapa tahu masih ada pertanyaan yang belum terjawab," ucap mereka.
Sekarang kepalaku seperti di suntik silicon dan efeknya sekarang sudah masuk ke dalem otak, ternyata bahaya silicon bukan hanya disuntikan langsung tapi ngombrol langsung sama pengguna silicon juga berbahaya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar