Rabu, 29 Mei 2013
Hadiah itu pasti ada asal sabar
Hari ini tanggal 29 Mei 2013, mundur ke beberapa jam sebelum hadiah yang saya dapatkan ini adalah detik-detik yang mencetarkan. Memang untuk sebuah mimpi yang besar tentunya ada juga pengorbanan yang besar dan Allah juga bersama orang-orang yang berjuang mencari ilmu walau "buobok dapet 20-30 menit dalam sehari jika kita merasa cukup maka cukup", apa coba ini?. wkwkwk...
Bener2 dah 20 persen tenaga yang aku punya, tiba2 seorang teman mengirimkan suatu pesan kebetulan aku baru login facebook, biasanya kalo posisi 20 persen begini mau ngeupdate status masalah yang di share status tentang perumpamaan percintaan yang gagal, cinta yang gak kesampean dan sebagainya padahal sama sekali tidak aku alami selama di jerman ini, cuma korban novel2 yang begituan jadi sok-sok'an nulis. *masihgakberubah
Balik ke awal, terus kita cerita panjang lebar banyak hal yang belum aku tahu menjadi masukan untuk aku dan aku gak enak ati sebenernya gak bisa ngomong keras-keras malah banyakan dia yang ngomong aku sih cuma ngetik jadi berasa kayak denger radio, semoga di lain waktu bisa seimbang.
Kita ceritanya lucu lompat sana lompat sini, cuma satu poin yang aku ambil sih.. kita enjoy... :)
Dia orangnya lucu, masa iya "kelapa di rebus" gara-gara ini mataku jadi sakit karena tertawa, akunya juga mati-matian mikir keras "kelapa rebus" itu seperti apa, tenyata kelapa parut kan jauh banget anatara di parut dan direbus. *pipikubengkak
Langsung ke hadiah aja dah, buru-buru mau pergi ini...
Walhamdulillah aku dikasih hadiah surah Al-Mulk oleh beliau *apa gak seneng tuh*, ngajinya live, suaranya subhanallah hanya bisa mendo'akan memuji lebih gak bisa saking bagusnya menurutku, orang tuanya Insya Allah bangga banget anaknya bisa mempersembahkan jubah kemuliaan di akhirat nanti. #Melting
Pengen tak bawa pulang rasanya biar tiap hari bisa dengerin,aku lagi mumet berat itu ceritanya dan walhamdulillah ada-ada saja cara Allah menghiburku dengan mendatangkan seorang teman yang mau dengerin cerita, dia cerita juga gak mendominasi bener-bener mau berbagi dan ngasih kesempatan. Cuma itu anugrah dia yang punya gak bisa sembarang bisa aku bawa pulang.
Segitu dulu, waktu dah mepet banget takut ketinggalan kereta ini,,,
Mudah-mudahan kita sama-sama punya waktu yang tepat lagi untuk membahas kelanjutan tentang kelapa rebus...hihi..amin..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar