Sesama saudara sudah saling memakan bangkai saudaranya sendiri.
Berpesta seakan-akan ini adalah hari kemenangan atasa membusuknya jasad saudara yang kau tumpahkan aibnya kejalanan.
Apa yang kau inginkan?
Menunjuk dan menekan batang hidungnya hingga ia terjatuh dan terseret ke dalam comberan.
Tidak kah kau tahu, kau tidak lebih dari kaum yang dzolim pada zaman jahiliyah dimana Allah swt telah menutup mata hati mereka dan tidak lagi mengkaruniai kesabaran di hati mereka.
Hentikan kemeriahan di atas aib seseorang.
Barangsiapa memaafkan saat dia mampu membalas maka Allah akan memberinya maaf pada hari kesulitan. (HR. Ath-Thabrani).
Kita terlihat baik karena Allah masih menjaga aib-aib kita...!!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar