Sabarlah wahai hatiku.
Aku lahir atas izinMu,
terlahir disaat rasul dan sahabat telah tiada, zamaku adalah zaman pemerintahan islam sudah tidak lagi berkuasa. Aku terbit ditengah masyarakat islam namun islam tiada lagi di dalam hati dan hidup mereka.
Aku lalai dengan hiburan dan asyik memuaskan nafsu, sibuk dengan cinta yang penuh dengan noda. Aku takut aku menjadi lemah, mohon dekatkan aku pada orang-orang yang mampu menguatkanku. Namun aku sadar bahwa tugas besar ini adalah wajib dan tidak memerlukan insan sempurna, karena tidak ada manusia yang terlepas dari dosa dan tugasnya berusaha.
Gagal, dicela, difitnah, itu perkara biasa. Terus berdo'a agar ditetapkan hati karena bukan nilaian harta yang kucari.
Bismillahirohmanirrohim, izinkan hamba gigih dalam mencari ilmu, bakti pada ayah dan ibu, jadi jagoan untuk adikku tersayang dan melangkah dalam kebaikan tanpa kata "TAPI".
Cukuplah dengan sabar dan sholat sebagai penolong dan Allah sebaik-baik pelindung.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar