About Me

Foto saya
Ada dua cermin yang satu cembung dan yang satu cekung ketika kita berdiri didepannya maka apa yang terjadi satu terlihat lebih besar dan satu terlihat lebih kecil dan kita tidak akan pernah tau siapa diri kita. So,kita tidak perlu menjadi besar ataupun kecil untuk melihat siapa diri kita sesungguhnya, kita hanya membutuhkan cermin datar yang sederhana. By : Deslina Wandry November, 2010

Kamis, 11 Oktober 2012

That's why I'm falling in Love with Piano & Cello



Beautiful, piano & cello, my mind, my spirit take peace. Simple the best!!!
This is the most beautiful version of this song I have ever heard. It takes my breath away...
It seems to be good.
I also have a change of heart... it's so romantic, emotional that only fits a life-changing event like union of two!
#tssaahhh... hahaha..

Senin, 08 Oktober 2012

Rasulullah sayang pada kita



Setiap detik, setiap menit aku merindukan senyuman, tangis, dan canda anak-anak kecil yang selalu menjadi bahan penyegar jiwa. 

Sering kali aku berkunjung untuk melihat anak kecil yang baru lahir, ketika mereka menangis akupun ikut menitihkan air mata. Entah apa yang ada dalam rongga dadaku hingga aku sulit untuk bernafas, tangis mereka seakan mereka berteriak dengan kencang bahwasanya mereka menangis karena terlahir pada zaman dimana Rasulullah SAW sudah tidak ada di bumi milik Allah ini lagi, di bumi yang semua serba tak gratis meski saudara kita hampir mati karena hari ini sang pemimpin harus membeli Apartment dan Mobil baru hanya untuk akhir pekan. Tangis mereka membuat aku tegar bahwa anak sekecil itu baru mau memulai perjalanan hidup mereka tanpa adanya Rasululullah SAW, pada zaman aku terlahirkanpun dunia sudah semakin menganas, sedangkan bumi semakin menua dan cepat atau lambat bayi2 yang terlahir kedunia akan menjumapi dajjal maupun kiamat masa dimana semua orang tidak ada di dalam zaman kerusakan hebat.

Tangis mereka adalah tangis meminta pertolongan pada makhluk di bumi ini untuk membimbing mereka ke jalan Allah, tangis mereka adalah tangis kekhawatiran bahwasanya mereka takut apa yang di ajarkan Rasulullah SAW sudah tidak setulus Rasul mengajarkan pada umatnya terdahulu, dan tangis bayi tersebut mengajarkan aku untuk membekali diri dengan ilmu dunia dan akhirat agar kelak aku bisa bertanggung jawab membimbing Putra dan Putriku sampai pada rumah Allah sesungguhnya. 

Ya Allah SWT, Ya Rasulullah SAW sedetikpun jangan pernah melangkah mudur dari sisi kami, tak akan kuat dan sanggup melangkah hingga ke pelabuhan akhir tanpa Engkau disamping kami.

Ya Rasulullah terima kasih atas pengorbananmu untuk menggantikan rasa sakit ketika sakaratul maut tiba...
Berlian sekalipun akan kalah bersinarnya dengan kemuliaan hatimu...

*Peluk hambaMu dengan erat Ya Rab, Ya Rasulullah, peluk hambaMu dengan saaaaanngggaattt erat ya rab...


Kamis, 04 Oktober 2012

Das ist kein Galau...

Das ist kein Galau, aber G_A_L_A_U
G = God
A = Always
L = Listening
A = And
U = Understanding

When we go closer to Islam, It's natural for we to become alone. People won't be there as much as there were, and we'll have a hard time connecting with anyone on any sort of level. But, ALLAH does this give we strength, to enrich we with independence from imperfection and to rely only on Him.

Galau bukan sebagian dari pada iman but just by reading the above statement is already comforting for me :') indeed, ALLAH is always with us... Danke und Alhamdulillah...
Mom = Ibuhey = Malaikat Tanpa Sayap 

My Ibuhey carried me for nine months. She felt sick for those months nausea, then she watched her feet swell and her skin stretch. She teared. She strunggled to climb stairs, she got breathless quickly and she even suffered many sleepless nights. She then went through excruciaing pain to bring me into this world. Then, she became my nurse, my chef, my maid, my chauffeur, my biggest fan, my teacher and my best friend. She strunggled for me, cried over me, hoped the best for me and prayed for me. Most of us take our mom for granted. I love my Ibuhey so so so so much more than anything else in the world. Miss her badly :'(

Life is........??? Test.

life is a series of test.

when we were born, we have entered the examination hall.
The first breath we took, was the the first test that we have passed.
Then there's the eating test, sleeping test, crying test, crawling test and etc etc.

However, since all of that are just Toddler's Test, which require no use of judgement, so the Examiner did not write down all your marks, It is just a pass or fail test. 

Now that we are older, or maybe more mature (Sudah mencapai akil baligh), the examintation is getting tougher. Yes, what do you expect? Only immature people will say that UPSR is a lot tougher than SPM.

Since the harder test requires the use of judgments, all your answer will be judged by the examiner. But not now, for the test is still far from over. We are still inside the examination hall. Still attempting to solve the questions. We still have time to make ammenmends to our answers.

Don't be fooled that our answers are not recorded. Don't be fooled that all our actions are not being invigilated. Don't be a fool to fail the test even before it is ended. Don't be a fool. There's a lot of foolish people inside the examination hall, but please do not follow them, please do not be one of them.

Now that we are still in the middle of test, please continue answering the exam questions. And good luck, may the Examiner be with me and you buddy, as He is the Most Compassion, the Most Merciful.

trarararararaalalalalalala life is.............?????????

Selasa, 02 Oktober 2012

Assalamalaikum,wr.wb.

Hari ini minggu pertama saya berada di Palembang, setelah mengikuti program pelatihan Bahasa di Jakarta kurang lebih 3 bulan lamanya. Senang rasanya bisa kembali ke kampung halaman tentunya bisa bersantai ria sembari menuggu keberangkatanku yang tinggal beberapa bulan lagi untuk melanjutkan program masterku. 

Aih, karena ini bulan Suci Ramadhan jadi sudah jadi tradisi tiap hari minggu wajib belanja keperluan dapur karena bulan puasa kalo beli di warung serba mahal *emak2 cerdas.lol* jadi mending beli di pasar untuk satu minggu kedepan dan BAHAHAHAHA..... Ibuhey sudah petantang petenteng mencetin klakson pertanda kalo Ibu sudah siap dan nunggu di bawah, walau si ibu yang mencet klakson namun bukan berarti ibu yang ngeluarin dari garasi ataupun yang nyetir, Ibu sering di juluki Ayah sebagai GAMBANG PUTIH, Ayam jago yang beraninya cuma di kandang kalo di bawa keluar kalemnya Na'uzubilah....hahaha...

Kalem sih kalem, cuma kalo udah nawar mati-matian buat dapet harga semurah mungkin dan belanjaan sesegar mungkin, terkadang kasian liat yang jualan kan ya karena mereka pendapatannya ya dari hasil penjualan, dan kalo saya jadi penjual ketemu sama Ibuhey, ya saya bela-belain cari pasar lain biar gak di tawar sama Nyonya ini. hihi

Ibuhey bersabda : "Memang kamu gak kasian sama keringet Ayah yang bepeluh berjuang untuk mencari sesuap nasi untuk 3 (tiga) orang *Gajah* setiap harinya , Ayah juga berjuang sama seperti orang di pasar ini, jangan sepelekan uang kecil karena dari uang kecil itulah kamu bisa belajar untuk berhemat, bedakan bersedekan dengan behemat".

Tas belanjaan Made in Ibuhey

Ibu bilang sih niat buat Go Green!!!... tetep aja kantong plastik berjibun di dalem tas kebanggaan ibuhey, ya gimana ya kalo gak gitu darah ikan bakal campur aduk sama belanjaan2 lainnya...

Adegan tawar menawar

Lucunya mereka..hihi
Aku lihat mereka keinget anak temen Ayahhey, jualan Kantong Kresek di Pasar juga buat tambahan biaya sekolah, dia disekolah juara 1 di SMP 19 Palembang, itu sekolahku dulu yang SUUUUUPPPEERR Disiplin dan menggenaskan. Paling inget waktu itu ujian pelajaran Biologi aku dapet nilai 6,00 dan alhasil aku harus nulis 100 lembar soal dan jawaban ujian tersebut. Pelajaran Biologi yang di asuh oleh Ibu JUM alias Ibu JUMAINAH dan plat mobilnya "BG 7 UM" hihi..masih hafal akunya.lol

nulis 100 lembar Pegeeeeelllll.... apa kabar yak temenku di kelas 3.1 dapet nilai 4 dan 5...Bhahahaa... Patah-patah jarinya..dan hafal soal serta jawaban di luar kepala...ckckckc..

Nilai 0 : 700 Lembar
Nilai 1 : 600 Lembar
Nilai 2 : 500 Lembar
Nilai 3 : 400 Lembar
Nilai 4 : 300 Lembar
Nilai 5 : 200 Lembar
Nilai 6 : 100 Lembar

Ini bukan perploncohan katanya bu Jum, ini balasan dari apa yang kita perbuat, kalo belajarnya tekun dan rajin hasilnya juga goyang-goyang kaki, kalo besok mau ujian kemarin lusa baru belajar ya itu hasilnya, menulis sekalian menghafal setelah ujian..hahahahahaha.. jadi kangen masa SMP... :'(

Kak kita di foto ya..haha
Mereka bisik-bisik tetangga setelah aku foto, aku tanyain mereka jam berapa sekolah, terus mereka jawab "Hari ini minggu yuk *Yuk = Ayuk = Mb*" bhahaha... iya yah lupa aku..lol


Yey, ada yang beli kantong kresek mereka juga, Alhamdulillllaahh...!!! hihi...

Tuink satu lagi dateng, dan lihat lebih dekat apa yang dia bawa???? Yes, itu buah kelengkeng... 
Aku juga di kasih satu sama fadil. Loh beli dimana fadil... ????. Numpang nyicip yuk...
Apa??? Gimana??? Ngambek dari depan yuk *ngambil dari depan yuk*... 
LLOOOOOOOOOHHHH gimanaaaa??? 
Fadil : "Nenek di kasih buah kelengkeng sm yuk tatik"
Aku : "Heemm, Terima kasih ya fadil, nenekmu yang mana dil?"

Nenek Fadil
Ternyata ini neneknya fadil, fadil hidup berdua dengan nenek yang angkat semua barang jualan si nenek ke becak ternyata fadil, biasa akunya suka kepo ngeliatin sampe si ibu ngamuk-ngamuk minta anter pulang kerumah karena akunya kelamaan ngeliatin fadil dan neneknya pulang kerumah gimana dan pake apa...

Subhanallah fadil.. *peluk*


Ternyata sewaktu fadil mengantarkan aku ke tempat neneknya, si ibuhey sudah nyangkring duluan di tempat si nenek, aku tanyain "Ibu beli apa bu?". Ibuhey "Beli jeruk kunci sama Jengkol"...hening...!!!!
Pertanyaan dalem hati : Jeruk kunci buat apa? dan Jengkol bukannya ayahhey sudah dilarang keras sm dokter dan jangan bilang ibuhey mau buat es jegkol (kebiasaan ibu kalo ada mangga masem, apel masem, sayur, jahe, roti dll yang gak laku di makan suka di buat es lilin dan aku sama arsyil dipaksa buat ngabisin...*Blup). Okelah kalo jeruk kunci bisa di peres buat di jadiin es nah jengkol??? bisa meledak kulkas dirumah...*njegeerrrr...

Hallo, ini neneknya fadil... :)
Terharu, bangga, sedih, pengen mewek liat nenek yang sayang sama cucu, katanya si nenek dia bantu-bantu fadil buat sekolah. Alahuakbaaaarrrrr..... !!!!

Barang yang nenek fadil jual hanya 3 Jenis (Jeruk Kunci, Jengkol dan Mbem atau bahasa resminya apa yak sejenis mangga tapi yang banyak seratnya kalo di kupas namun bentuk sama aja). Prediksiku mereka jualan tanpa modal hanya mengandalkan hasil tanaman yang mereka tanam. 

Jadi ngerti kenapa ibuhey belanja yang bukan menjadi kebutuhan dapur.. *I Love U ibuhey*

Hidup memang begitu, semoga dimata Allah hati mereka sama dengan apa yang aku rasakan bahwasanya mereka punya daya juang yang tinggi, kemuliaan hati, rezeki yang barokah, serba kecukupan, kebahagiaan juga mereka dapatkan, bahkan mungkin mereka justru lebih beruntung dari aku...

Ya Allah, terima kasih untuk semuanya pada hari ini...
Aku menemukan cinta, aku menemukan kasih sayang, aku menemukan pengorbanan, aku menemukan bagaimana bersyukur dari dua malaikat yang Engkau kirimkan padaku Nenek Fadil dan Fadil ....

Rainbow drink
Apa coba aku fotoin Rainbow Drink...lol
Gak jelas... 

Wisudahan

Alhamdulillah ya Allah... HambaMu ini hari ini di Wisuda...

Hayo buat kalian yang mau di Wisuda juga jangan lupa selesaikan dulu Skripsinya...

Skripsi bukan hanya bagaimana kita mampu menulis karya ilmiah dengan baik dan benar, namun skripsi mampu membantu kita untuk menjadi profesional di bidang kita, misalnya saja selama mengerjakan skripsi beberapa buku yang MUAK untuk di senggol apa lagi buat ku baca wajib aku khatami (dibaca sampe selesai), karena penelitianku membutuhkan buku itu untuk membuat Latar Belakang Penelitianku Gendut dan pada Bab Pembahasannya jadi Obesitas.

Lebih serunya lagi, Pajak dan Retribusi Daerah Kota Palembang sudah lepas di luar kepala...
SOMBONG...!!! : Iyalah wajib sombong, tiap hari terjun lapangan buat penelitian tentang segala hal tetek bengek sampe aku kedapetan Petugas Penagih Retribusi memalsukan karcis pembayaran retribusi terutang oleh Wajib Retribusi.

Sayang dan kasihan... 
- Sayangnya itu uang gak masuk ke Kas Daerah ntar pesangu buat orang berangkat haji gimana?
- Kasihan sama Wajib Retribusinya, mereka heboh cari uang dari hasil mandiri yaitu berwirausaha malah di serempet sama Petugas Penagih Retribusi yang kebanyakan Pegawai Honorer dan PHL (Biasa anak manja yang dititipin bapaknya untuk make seragam samaan dengan bapaknya).. Lohh... ???

*Just an Information

- Kalau kalian punya usaha dan di kenakan Retribusi Wajib, pembayaran Retribusi terutang wajib kalian minta bukti pelunasan DAN bukan berupa kwitansi pake cap embel2 (bisa dibikin di pasar Cinde) melainkan   bukti Pelunasan Berupa Karcis yang di sah kan oleh Walikota biasanya ada nomer yang di bolong-bolongin persis kayak yang di ijazah sekolah, Color full lagi..

Wahhh... Hebat banget aku malem ini... 
Gibah sana sini... tapi gak papa gak ada yang terdzolimi juga *di lemparin batu*

Ayah.........................
Ibu............................
Adek Arsyil...............

Terima kasih banyak atas semuanya, , , 
Speeechless... karena belum tentu aku bisa sehebat kalian kelak bisa menyekolahkan anak dan mengantarkan anak pada pendidikan yang sangat baik...

Anak di titip harta akan celaka, namun jika anak dititipin dan dibesarkan dengan ilmu mudah-mudahan sampai di pelabuhan kebahagiaan dunia wal akhirat *Nyai Sakimah alias Pesan dari Ibuku*

Setiap kali ibuku bertuah di akhiri dengan kata-kata mutiara dariku : "Baiklah dan Terima Kasih Nyai Sakimah"...hihi... 

Biasa ibu-ibu pasti jawab lagi : "Awas jangan masuk telinga kanan keluar telinga kiri"

Hahaha... Jadi kangen sama si Nyai..

Ayhey, Deslina, Buhey dan Bos Arsyil

Foto romantis, tapi sebelum acara ini kita ribut gak jelas..
Konflik Ayhey dan aku : Ribut pasal kebaya ( di suruh buat kebaya tapi aku cari simple *nyerobot yang ibu aja) #secara emak-emak banyak banget kebaya...

Konfik Buhey dan aku : Ribut pasal Make-Up, mode Jilbab, sepatu dan menye-menye (Pake kebaya dah berasa pake korset ukuran S , Hebohnya bangunin tukang salon subuh-subuh cuma buat bedakan pake sudut siku-siku di alis, warna warni di kelopak mata.. Kebayang keringetan bisa pedih bola mata gw.... 
Yang terpenting itu nyaman, bukan jalan manggut-manggut keberatan Make-up... Samber petir siapa yang mau nanggung..???

Konflik Bos Arsyil dan Aku : Orang dah siap-siap mau berangkat, akunya dah luar biasa rapi.. Huuumm... Bos Arsyil Nyetor alias Buang Air Besar, karena sudah kebiasaan jadi kalo BAB Bos Arsyil nyarinya ya ke Aku,,, Oke si Buhey niat ngebantuin, cuma Arsyil luar binasa maunya cuma sama kakaknya yang akan diwisuda hari ini..

Baiklah demikian keribetan keluarga Wandry di subuh hari, saatnya bagi-bagi moment yang di abadikan *baca : Narsis...