About Me

Foto saya
Ada dua cermin yang satu cembung dan yang satu cekung ketika kita berdiri didepannya maka apa yang terjadi satu terlihat lebih besar dan satu terlihat lebih kecil dan kita tidak akan pernah tau siapa diri kita. So,kita tidak perlu menjadi besar ataupun kecil untuk melihat siapa diri kita sesungguhnya, kita hanya membutuhkan cermin datar yang sederhana. By : Deslina Wandry November, 2010

Selasa, 19 Oktober 2010

Pasukan Tukik

Gw = Aku = Saya = Cantik... 
Let's unyek.unyek.. Yeahh...
________________________
Hyyyatttt... ccciiiaattt... cuuiihh....


Kesel gw, BETE gw, Capek-Capek-Capek.., Pengen Nyerah dan mengakhiri hidup...Huuuffftt... *ABG bangett..ahahaaa..


Yah, ada ribuan orang yang saya dengar keluhannya karena cita-cita atau impiannya belum tercapai termasuk saya *pura-pura g tau..hhe~


Jualan pulsa bangkrut gara2 temen banyak yang ngutang tp g ada kesadaran buat bayar, kenaikan pangkat yang dimimpikan malah diserobot badut kancut yang kerjanya g becus...pendeknya, Macam-macamlah..Hha~


Jelas mereka menemui jalan yang fana *apacoba 
kegagalan selalu datang dan datang tanpa henti merontokan semua rencana kesuksesan yang telah di "HOJIKE" (bahasa Palembang) maknanya di tekadkan seoptimal mungkin agar dapat tercapai, tapi apa boleh baut, tang, besi, batu bata, semen *bangun rumah yuk..
ABAIKAN... !!!
semua menemui rintangan, Hayyy sama kayak gw pengen buat terobosan yang super Berlian, Berlilian, Brili Ant,, Ah susah amat.. Cemerlang, Kinclong *cem itu..(Seperti itu), agar hidup berubah menjadi lebih baik lagi. Kepingin berhasil malah di Tilang Polisi,, jd terhalang cita2 dan mimpi gw,,nah itu yang bikin dongkol...
*Mesti Nonton Ayat-ayat cinta biar bisa belajar ikhlas dan menghilangkan rasa dongkol.,,


Menurut buku The Power of LOve *Buku Kekuatan Cinta, apa hubungannya??


Kedongkolan itu akan sangat baik dan bermanfaat untuk kita kalau saja digunakan dalam kemajuan Positif *Bukan malah mencari jalan untuk menjatuhkan orang lain.


Mengapa dongkol diperlukan untuk mencapai cita-cita??
Karenaaa,,,Ada tipe makhluk yang sempurna diciptakan olehNya atau golongan manusia lain, yang tidak pernah mendongkol. Ngemengnya manis-manis saja. Mereka merasa puas dengan kehidupan serba biasa-biasa, Pekerjaan yang itu-itu juga, pendapatan yang ngepas-pasan, prestasi yang segitu-gitu saja. Di hadapan orang lain biasanya mengaku "Tidak Mau Neko-Neko".


Atauuuuu....
1. "Tidak usah tinggi-tinggi, nanti sakit jika terjatuh."

2. "Jangan terlalu ambisius, kalau tidak tercapai kan Gila sendiri"

3. "Jalanilah Hidup Seperti Air"

4. "Sombong nian oiiii kau ni, awas be dag jadi uwong" (Bahasa Palembang)
     Sulit di terjemah, Bahasanya terlampau ekstrem..

Maaf, Poin ke tiga tolong diperjelas Air apa ya??? Comberan??? Tinja??? Liur???...
Sorry,sorry,sorry jek.. di fikiran gw untuk kata-kata "Air" kalo disebut gw pasti mikir tentang air samudra...

Waktu itu gw ke Jogja pernah tinggal disitu juga, lumayan lama sih... masih kecil sangat dan pergi main-main ke Pantai Parangtritis... Dulu cuma tau seru2an aja n lari2 di pantai kesana kemari cari perhatian sama kuda yang lagi kerja nunggangin Turis kesana kemari. Tapi, setelah beberapa years later... gw balik lagi kesana main lagi ke Pantai yang ada di jogja tapi bukan Parangtritis sananya lagi lewat Bantul...*Lupa gw dan menjadi tempat favorit cz wisata kuliner seafoodnya nancap abiz...

Hyaaa....
Byurr.....Byarrrr... Ombak di laut pantai Lepas ngebuat suasana Romantisme pun menenagkan hati *Sumpah Takut Setengah Methonk gw ombaknya seakan mau nilep gw abis2an... 


Berdiri semakin menjauh gw setelah ritual khusus usai dilaksanakan *Foto-foto
gw, kalian, semua pasti bisa merasakan keganasan alam. Ombaknya brutal. Sekali lagi Sumpah, bikin menggigil. Deburan ombak setinggi kapal Nabi Nuh A.S *Alay.,
Gemuruhnya buat telinga gw empet setengah tuli, menghajar tembok tebing pesisir sekuat tenaga Avatar waktu melawan Pasukan dari Negara Api di Kerajaan Suku Air Selatan yang Sang Permasyuri Kerajaan Suku Air Selatan kayak punya Feel sama Sakha *mintaditabok

Penduduk sekitar situ menyimpan banyak kisah kenangan. Tentang orang yang terpeleset lantas hanyut. Pernah jugee seekor paus terdampar disitu. Beberapa waktu silam ada perahu hilang tersedot ombak. Seru. Sedih. Serem chuuyy..

Nehhh,,, samudra itu pan "Air" juga kan cing namanya.

Makanya, kalu ada orang bilang "hidupnya seperti air", gw nyengir n meringis kudee... Silent-silent, Of Course. Kalau yang dia gambarkan itu "air samudra", tentcu pasang surut, bergejolak. Tapi kalu "air comberan", apa maksudnya? Gemericik, lalu menggenang? Sering buntu?

Jelas lah ya, di laut ada banyak kehidupan. Di comberanpun sama begitu.

Di laut, kita bisa jumpai ikan buntal, betok, paus, hiu, gurita, ubur-ubur,. Dasarnya luas dan dalam, dihuni terumbu karang, udang dan tiram mutiara. Aneka hewan unik, berwarna-warni, hidup disana, n my mom bilang kalo gw mau liat makhluk hidup paling lengkap itu ada di laut termasuk juga penghuni halusnya *Benci emak gw (Kiddinkk.hiksss)

Di comberan, walaupun sempit, ada tikus got dan nyamuk, may be crazy frog.

Laut dan comberan. Dua-duanya tempat itu memberi kehidupan, namun begitu tajam perbedaannya. Anda selalu bisa memilih kehidupan macam mane yang kau suke pak cik nan buk cik raseke. If you feel yourself gutter rat,, serius tikus got????,, jangan bermimpi pergi ke laut. Hiduplah dengan tenang di comberan. Sesekali ada bangkai dan sampah teronggok disitu, menunggu dimakan. Buat nyuamuk, comberan adalah tempat romantic untuk kawen dan berkembang biak *hhee'


Namun, sebagai penghuni comeran, U dear tidak berhak mengkhayalkan indahnya samudra.


Hey, tau Kucing gak? Keong Racun? Tukik belang?.. Yes.. Just tukik yang gw minati.... hemm.. Bayi Penyuuu gthu..  Every year.. penyu betina dewasa akan bertelur dibawah pasir pantai. Ketika telur-telur itu menetas, bermunculanlahh tukik. Meskipun masih sangat lemah, mungil, dan sami mawon belum makan apa-apa, tukik selalu menuju lautan. Perjalan mereka penuh bahaya-terluka, dipungut manusia, dimangsa hewan buas. Tapi tukik tidak peduli. Mereka berduyun-duyun merayap ke laut, menceburkan diri ke dalamnya. Setelah nyebur, langsung berenang untuk pertama kalinya. Semua tukik tahu, makanan pertamanya di lautan itu. Teman-temannya di lautan itu, Bahkan Musuh-musuhnya pun di lautan itu! Segal-galanya, hidup metongnya berada di samudra luas itu. Tukik tidak memikirkan yang lain. Mereka terarah pada tujuannya.


Sepanjang sejarah, tak pernah ada tukik yang memutuskan hidup yang "agak lebih tenang, santai dan terjamin" di selokan, bersama nyamuk dan tikus got..


Manusia lebih berdaulat dibandingkan penyu. Kita dianugrahi keleluasaan untuk menentukan nasib. Silahkan pilih, mau menjalani hidup di "samudra" atau "comberan". Masing-masing membawa konsekuensi.


Ketika terbetik rasa dongkol, jenuh, kesal karena mimpi tidak terwujud, itu bisa berarti saat kita "mencebur ke laut", menyelam kayak penyu.. Tersedak, batuk-batuk. Mengapung lagi, hanyut, diaduk-aduk badai, dibakar terik matahari, disembunyikan kabut tebal dan dingin. Hingga kembali lagi ke daratan dengan menyadang gelar "The Dragon" *Cris Jhon kale..


Berhentilah menghuni comberan. Ungkapkan semua kedongkolan. Gunakan hak kita untuk menentukan nasib sebagai manusia. Ingin sehebat apa yang ingin dijalani *nasehatin diri sendiri


Begitu menetas, bayi penyu yang baru berumur beberapa jam saja sudah menetapkan tujuan yang jelas dan tegas. Mereka meninggalkan cangkang telurnya dan langsung berbondong-bondong ke laut seganas apapun rintangannya. tak perduli ombak setinggi atau surut. Tak menggubris cuaca buruk. 


Begitu banyak manusia dewasayang kalah bijaksana dibandingkan bayi peny. Mereka hidup bertahun-tahun, menua tanpa tujuan yang jelas. Memboroskan usia mereka..


Padahal sudah jelas kita tau orang-orang yang sukses besar dalam hidupnya selalu menetapkan tujuannya sedini mungkin. Tujuan yang jelas sejelas-jelasnya. Tegas, Setegas-tegasnya *Preetttt... awas kalo gw cuma bisa OMDO.. tinggalah gw bersama tikus2 got di Comberan..Hikakssss..


Semangatttttttt.....!!!!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar